MenurutLaksmi, dll. (2008:53) definisi sistem perkantoran adalah urutan baku operasi-operasi dalam suatu kegiatan perusahaan yang khas (pembayaran upah, pembuatan faktur penjualan, dll) dan berkenaan dengan bagaimana operasi-operasi itu dilaksanakan, dimana dan bilamana dilaksanakan.
Dalampenentuan urutan ini, perlu diketahui bersama bahwa hal itu sudah mencakup mengenai penyusunan alat-alat yang akan dipergunakan. 2. Tahap Scheduling Sedangkan untuk tahapan kedua dalam penetapan proses produksi barang dan jasa adalah menetapkan dan menentukan jadwal kegiatan operasi proses produksi yang disenergikan sebagai suatu kesatuan.
MenurutAhli Inggris J.C. Denyer (Office Management, 1975) sistem perkantoran adalah urutan baku operasi-operasi dalam suatu kegiatan perusahaan khusus (pembayaran upah, pembuatan faktur penjualan, dan sebagainya) dan berkenaan dangan bagaimana operasi-operasi itu dilaksanakan (metode) maupun dengan dimana dan bila mana dilaksanakan. Sistem perkantoran merupakan suatu sistem yang penting.
Selainitu, manajemen operasi merupakan satu fungsi manajemen yang penting bagi sebuah organisasi atau perusahaan. Dalam perkembangannya, manajemen operasi sangat pesat terutama bila dikaitkan dengan lahirnya inovasi dan teknologi baru yang kerap diterapkan dalam operasi bisnis.Oleh karena itu, banyak organisasi/perusahaan yang memprioritaskan aspek-aspek manajemen operasi sebagai salah satu model strategis untuk bersaing dan menjadikan perusahaan atau industri yang terbaik di antara pesaingnya.
sistemperkantoran adalah urutan baku operasi-operasi dalam suatu kegiatan perusahaan/organisasi dan berkenaan dengan operasi operasi itu dilaksanakan (metode) maupun bilamana dan dimana dilaksanakannya.
wHY3. pengantar Inti dari bisnis apa pun adalah untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan menyediakan layanan dan barang, dan dalam prosesnya menciptakan nilai bagi pelanggan dan memecahkan masalah mereka. Manajemen produksi dan operasi berbicara tentang penerapan organisasi bisnis dan konsep manajemen dalam penciptaan barang dan jasa. Produksi Produksi adalah suatu proses ilmiah yang melibatkan transformasi bahan mentah input menjadi produk atau jasa output yang diinginkan dengan menambah nilai ekonomis. Produksi secara luas dapat dikategorikan menjadi berikut berdasarkan teknik Produksi melalui pemisahan Ini melibatkan output yang diinginkan dicapai melalui pemisahan atau ekstraksi dari bahan baku. Contoh klasik pemisahan atau ekstraksi adalah Minyak menjadi berbagai produk bahan bakar. Produksi dengan modifikasi atau perbaikan Ini melibatkan perubahan parameter kimia dan mekanik bahan baku tanpa mengubah atribut fisik bahan baku. Proses Annealing pemanasan pada suhu tinggi dan kemudian pendinginan, adalah contoh produksi dengan modifikasi atau perbaikan. Produksi dengan perakitan Produksi mobil dan komputer adalah contoh produksi dengan perakitan. Pentingnya Fungsi Produksi dan Manajemen Produksi Organisasi yang sukses memiliki fungsi lini dan fungsi pendukung yang terdefinisi dengan baik dan efisien. Produksi berada di bawah kategori fungsi lini yang secara langsung mempengaruhi pengalaman pelanggan dan di sana oleh masa depan organisasi itu sendiri. Tujuan dari fungsi produksi adalah untuk menambah nilai produk atau jasa yang akan menciptakan hubungan atau asosiasi pelanggan yang kuat dan tahan lama. Dan ini dapat dicapai dengan hubungan yang sehat dan produktif antara orang-orang Pemasaran dan Produksi. Orang-orang fungsi pemasaran adalah perwakilan garis depan perusahaan dan memberikan wawasan tentang kebutuhan produk nyata pelanggan. Perencanaan dan pengendalian yang efektif pada parameter produksi untuk mencapai atau menciptakan nilai bagi pelanggan disebut manajemen produksi. Manajemen operasi Untuk memberikan nilai bagi pelanggan dalam produk dan layanan, penting bagi perusahaan untuk melakukan hal berikut Identifikasi kebutuhan pelanggan dan ubah menjadi produk atau layanan tertentu jumlah produk yang diperlukan untuk periode waktu tertentu Berdasarkan kebutuhan produk, lakukan pekerjaan mundur untuk mengidentifikasi kebutuhan bahan baku Libatkan vendor internal dan eksternal untuk membuat rantai pasokan bahan baku dan barang jadi antara vendor → fasilitas produksi → pelanggan. Manajemen operasi menangkap 3 poin di atas. Manajemen Produksi v/s Manajemen Operasi Perbandingan tingkat tinggi yang mana manajemen produksi dan operasi yang berbeda dapat dilakukan pada karakteristik berikut Output Manajemen produksi berkaitan dengan pembuatan produk seperti komputer, mobil, dll sementara manajemen operasi mencakup produk dan layanan. Penggunaan Output Produk seperti komputer/mobil digunakan selama periode waktu tertentu sedangkan layanan harus segera dikonsumsi Klasifikasi pekerjaan Untuk menghasilkan produk seperti komputer/mobil, diperlukan lebih banyak peralatan modal dan lebih sedikit tenaga kerja, sementara layanan membutuhkan lebih banyak tenaga kerja dan peralatan modal lebih sedikit. Kontak Pelanggan Tidak ada partisipasi pelanggan selama produksi sedangkan untuk layanan kontak terus-menerus dengan pelanggan diperlukan Manajemen produksi dan manajemen operasi keduanya sangat penting dalam memenuhi tujuan suatu organisasi. Artikel Sebelumnya Tantangan dalam Pengembangan Produk Baru
Bab 3 - Sistem Perkantoran0% found this document useful 0 votes78 views12 pagesOriginal TitleBab 3_Sistem PerkantoranCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsPPT, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes78 views12 pagesBab 3 - Sistem PerkantoranOriginal TitleBab 3_Sistem PerkantoranJump to Page You are on page 1of 12 You're Reading a Free Preview Pages 6 to 11 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
urutan baku operasi operasi dalam suatu kegiatan perusahaan disebut